edisi Siliwi Nali Saraha

Filsafat Nias Dalam Lirik Lagu

Lirik Lagu Rakyat:

Ba so sambua gamaedola:

ha … Siliwi Nali Saraha,

asoso ngalai wache duha,

i’dou önia, ihorigö i’a,

alai ndra’ugö Saraha,

ö’a zerege dödöma

Ya’aga sa zinuma,

ba wohalöwö chönia. 2x.

 

Lirik ini, sangat dalam artinya karena merupakan filsafat kehidupan nyata dalam masyarakat Nias. Artinya dalam bahasa Indoensia kurang lebih adalah:

Ada satu cerita dan peribahasa: Siliwi Nali Saraha (Burung Pipit Pemakan Padi).

dan ada ladang yang sudah menguning siap panen,

Ia makan sekenyang-kenyangnya dan dihabiskannya.

Alai (aduh) Burung Saraha (pipit), kog teganya memakan hasil jerih payah kami,

Kamilah yang menderita dan sampai jatuh miskin mengerjakan sawah/ladang itu, namun engkau yang menikmati.

Tafsiran atas pepatah dan cerita rakyat yang dijadikan lirik lagu itu adalah:

  1. Kebiasaan unjuk kekuatan (culture homo homini lupus), siapa yang kuat dia yang menang. Pada mulanya masih ada perang antar öri (negeri) di Nias, sehingga siapa yang kuat akan menguasai yang lemah. namun sejak RI merdeka, kebiasaan ini bisa dikendalikan dengan hadirnya para penegak hukum di tingkat kecamatan.
  2. Kebiasaan malas kerja, alam menyediakan dan tinggal petik, sekalipun orang lain yang bekerja keras untuk mengurus kebun, misalnya tanaman pisang (gae mbolo mbenua) main tebang dan ambil saja buahnya.
  3. Dalam dunia politik, ini adalah arogansi para penjilat dan juga pemain kelas teri. Dalam masa perjuangan si pemain belakang, diam-diam saja. Biarkan orang lain yang maju. Namun ketika hasil perjuangan sudah nyata maka posisi tertinggi dia rebut dan tidak mengingat siapa yang berkeringat atas upaya itu.
  4. Lirik lagu ini juga menunjukkan keputusasaan, karena seakan-akan tidak bisa menghalau si burung pipit SILIWI NALI SARAHA tersebut. Padahal dalam dunia nyata dia adalah hanya seekor burung yang takut dengan manusia. Kebiasaan ini juga menunjukkan sikap ketidakpahlawanan. Mengalah saja pada nasib.

Dikutip (dengan perubahan dari): https://niasbarat.wordpress.com/2007/09/03/filsafat-nias-dalam-lirik-lagu/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s